Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]

The Oldest Tropical Mountain Rain Forest of Java

 


Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]
Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]
Berita

Menteri Kehutanan Resmikan Pusat Penelitian dan Konservasi Amphibi TNGGP

5 Feb 2010 | Kirim TemanCetak

Menteri Kehutanan Republik Indonesia Kabinet Indonesia Bersatu II  Zulkifli Hasan, SE, MM. menyampaikan bahwa Pusat Penelitian dan Konservasi Amphibi di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango sangat penting kedudukannya mengingat katak merupakan  indikator perubahan iklim dunia, “Katak mudah dan sangat terpengaruh dengan suhu  yang meningkat selain itu Pusat Penelitian ini merupakan bagian dari usaha pelestarian amphibi dan pendidikan bagi masyarakat luas pada umumnya” demikian pesan Bapak Menteri Kehutanan. Selengkapnya…

Surat Keputusan Penutupan Kegiatan Pendakian TNGGP Januari – Maret 2010

11 Des 2009 | Kirim TemanCetak

Berikut Surat Keputusan (SK) Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) Tentang Penutupan Kegiatan Pendakian Dalam Rangka Pemulihan Ekosistem Hutan Kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Selengkapnya…

Menjelajah Rumah Baru “Echi dan Septa”

5 Des 2009 | Kirim TemanCetak
Pengamatan Owa Jawa di Hutan Patiwel

Melepasliarkan kembali Owa Jawa ke habitat alaminya tidak semudah yang dibayangkan. Owa Jawa yang terbiasa hidup di dalam kandang sempit dan diberi makan sebagai hewan peliharaan tidak akan bisa bertahan hidup ketika dilepas ke alam liar walaupun itu merupakan habitat alaminya. Mereka tidak tahu buah dan daun apa saja yang bisa dimakan. Bagaimana cara bergerak yang lincah dan efektif dari cabang ke cabang (brakhiasi) untuk mencari makan. Bahkan ada Owa Jawa yang tidak bisa melakukan panggilan karena sejak kecil dipelihara manusia dan tidak pernah mendengar seperti apa Owa Jawa seharusnya bersuara. Selengkapnya…

SOROT

Penutupan Kegiatan Pendakian JANUARI–MARET 2010

10 Des 2009 | Kirim TemanCetak

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) merupakan salah satu ekosistem hutan hujan tropis terbaik di pulau Jawa dan merupakan Taman Nasional tertua di Indonesia.  Salah satu fungsi ekosistem Taman Nasional ini adalah sebagai sistem penyangga kehidupan, antara lain sebagai pengatur tata air bagi daerah di sekitar hingga daerah hilir.  Kelestarian fungsi dari ekosistem ini mutlak dijaga karena secara langsung ataupun tidak akan sangat berpengaruh bagi kehidupan di kawasan sekitarnya tersebut, termasuk Jakarta, Bogor, Bekasi, Cianjur, Sukabumi dan wilayah lainnya.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas dan dalam rangka pemulihan ekosistem di kawasan hutan TNGGP, maka Balai Besar TNGGP menutup sementara kegiatan pendakian gunung Gede dan gunung Pangrango, terhitung mulai tanggal 1 Januari sampai dengan 31 Maret 2010 [selama tiga bulan penuh]. Selengkapnya…

Kegiatan

Lagi, Gunma Safari Park Jepang Membangun Komitmen Mendukung Pengelolaan TNGGP secara Efektif

30 Jan 2010 | Kirim TemanCetak

Benteng hijau itu terkikis! Suatu ancaman yang saat ini sedang dihadapi oleh Taman Nasional Gunung Gede Pangarango (TNGGP), kawasan dengan salah satu hutan hujan tropis pegunungan terbaik di Jawa, sebagai konsekuensi perluasan areal yang dimiliki. Dengan penambahan areal seluas kurang lebih 7000 ha, TNGGP yang semula memiliki luasan 15.196 ha kini memiliki wilayah pengelolaan seluas 22.851 ha. Sebagian besar dari areal perluasan tersebut merupakan areal eks Perum Perhutani yang terdegradasi. Suatu tantangan yang membutuhkan komitmen tinggi untuk merehabilitasi lahan tersebut. Berbagai konservasi dan rehabilitasi terus dilakukan, salah satunya adalah inisiatif restorasi lahan dengan Adopsi Pohon pada areal yang terdegradasi. Selengkapnya…

Penandatanganan Kesepakatan Kerjasama TNGGP dengan Lembaga IdeA

10 Jan 2010 | Kirim TemanCetak

Membuka tahun 2010, Balai Besar TNGGP membuat Kesepakatan Kerjasama dengan Lembaga Innovative Development for eco Awareness (IdeA), sebuah lembaga non pemerintah yang memiliki keahlian dalam bidang lembaga berbasis ramah lingkungan yang memiliki kompetensi dalam bidang perencanaan, perancangan dan pengelolaan, utamanya dalam pengembangan pariwisata kawasan berikut sarana pendukungnya. Selengkapnya…

Artikel

Konsep Pembangunan Eco-Homestay

1 Mei 2009 | Kirim TemanCetak

Eco-homestay merupakan salah satu sarana akomodasi di daerah tujuan ekowisata yang bernuansakan kedaerahan (tradisional), alami, bersih, sehat, aman, tertib dan ramah lingkungan. Jadi tidak mungkin suatu eco-homestay dibangun di suatu daerah yang kumuh. Selengkapnya…

Cimande Sebagai Salah Satu Potensi Daerah Penyangga TNGGP

1 Apr 2009 | Kirim TemanCetak

Secara administratif Cimande berada dalam wilayah Kecamatan Caringin Kabupaten Bogor, dan secara geografis berbatasan langsung dengan kawasan konservasi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, dan berada di desa penyangga wilayah pengelolaan resort cimande.

Selengkapnya…