Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]

The Oldest Tropical Mountain Rain Forest of Java

Hasil Pencarian

Adopsi pohon metode MIYAWAKI

21.4.14Hits 615 views|ArtikelCetak

Adopsi pohon metode MIYAWAKI

sebagai Destinasi Wisata Baru TNGGP

Program adopsi pohon  adalah salah satu upaya rehabilitasi lahan hutan yang terdegradasi dengan melibatkan orang lokal (sebagai pelaksana penanaman dan pemeliharaan) dan  adopter sebagai penyandang dana, serta operator (sebagai pengelola kegiatan).

Saat ini Balai Besar TNGGP, sedang gencar-gencarnya melaksakan upaya restorasi kawasan, sehubungan dengan adanya alih fungsi kawasan hutan  dari hutan produksi /lindung Perum Perhutani menjadi kawasan konservasi  di bawah pengelolaan Balai Besar TNGGP.  Sebagian kawasan alih fungsi mengalami degradasi akibat penggarapan oleh masyarakat (eks PHBM). Selengkapnya…

Pelepasliaran Keluarga Owa Jawa Dari JGC-TNGGP di Hutan Lindung Gunung Malabar, Jawa Barat

2.4.14Hits 637 views|KegiatanCetak

Setelah menjalani proses rehabilitasi selama enam tahun di Javan Gibbon Center (JGC), Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) , pada tanggal 27 Maret 2014 satu keluarga owa jawa yang terdiri dari sepasang induk jantan betina dan dua anaknya dapat dikembalikan ke habitat alaminya di kawasan Hutan Lindung Gunung Malabar, Bandung, Jawa Barat. Dalam sejarah konservasi, program pelepasliaran yang melibatkan satu unit keluarga owa jawa belum pernah dilakukan sebelumnya. Peristiwa unik ini tidak saja menggambarkan keberhasilan program rehabilitasi owa jawa, tetapi juga memberikan kesempatan emas bagi para peneliti dan penggiat konservasi untuk mengkaji proses adaptasi satwa langka ini di habitat aslinya setelah bertahun-tahun hidup dengan manusia. Program Rehabilitasi Owa Jawa di Bodogol TNGGP merupakan kerjasama multi pihak yang terdiri dari pengelola kawasan TNGGP, Universitas Indonesia, Yayasan Owa Jawa, dan Conservation International Indonesia. Selengkapnya…

Pelepasliaran Elang Brontok (Nisaetus cirrhatus)

2.1.14Hits 1.234 views|KegiatanCetak

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) merupakan perwakilan ekosistem hujan tropis pegunungan pulau Jawa yang masih tersisa dengan baik. Dengan luas 22.851 ha meliputi wilayah Cianjur, Sukabumi dan Bogor, TNGGP juga sebagai hulu dari dari 4 (empat) Daerah Aliran Sungai (DAS) yakni DAS Citarum, DAS Cimandiri, DAS Cisadane dan DAS Ciliwung dengan volume air kurang lebih 231 milyar liter air pertahun yang mengalir ke Jabodetabek, Sukabumi, Cianjur, Bandung hingga Kerawang. Selengkapnya…

Pembentukan kader konservasi bersertifikat di Taman Nasional G. Gede Pangrango

14.10.13Hits 733 views|KegiatanCetak

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) merupakan kawasan yang mempunyai fungsi yang sangat penting dalam hal perlindungan sistem penyangga kehidupan, pengawetan sumber plasma nutfah dan ekosistemnya, serta pemanfaatan secara lestari sumber daya alam hayati yang terkandung di dalamnya. Selengkapnya…

Penangkapan Pemburu Burung di TN GG Pangrango

16.9.13Hits 2.937 views|BeritaCetak

Gunung Gede Pangrango terkenal kaya akan berbagai jenis burung, yaitu sebanyak 251 jenis dari 450 jenis yang terdapat di Pulau Jawa. Beberapa jenis di antaranya merupakan burung langka yaitu Elang jawa (Spizaetus bartelsi) dan celepuk jawa (Otus angelinae). Di Indonesia terdapat 1.594 jenis spesies burung dan menjadi negara ke lima terbesar dunia dari 10.000 jenis burung yang kini ada dan berkembang biak. Hanya saja populasi yang banyak itu kini terancam punah akibat rusaknya habitat mereka yang menjadi tempat berkembang biak dan mencari makanan. Kini lima puluh persen jenis burung di dunia terancam punah karena habitatnya terusik kegiatan manusia (Anonim. 2013) Selengkapnya…

Menteri Kehutananan Melepasliarkan Sepasang Owa Jawa (KIKI dan Sadewa) di Kawasan Hutan Lindung Malabar (Gunung Puntang), Bandung, Jawa Barat

17.6.13Hits 900 views|BeritaCetak

Sabtu tanggal  15 Juni 2013 Menteri Kehutanan Bpk Zulkifli Hasan telah melepasliarkan sepasang Owa Jawa (Hylobates moloch) yang diberi nama Kiki dan Sadewa ke kawasan Perum Perhutani Unit III Jabar,  tepatnya di Wana Wisata Gunung Puntang, Hutan Lindung Malabar  RPH Logawa, BKPH Banjaran, KPH Bandung Selatan,  Perum Perhutani Unit III Jawa Barat dan Banten.

Sepasang owa yang berasal dari Javan Gibon Center (JGC) Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) tersebut sebelumnya telah menjalani proses rehabilitasi selama 5 tahun, mulai dari pemeriksaan dan perawatan kesehatan(karantina), sehingga dianggap cukup layak untuk dilepasliarkan. Keduanya juga dipastikan dalam keadaan sehat, dan bebas dari penyakit menular, seperti TBC dan Hepatitis. Selengkapnya…