Kepunahan Owa Jawa Dapat Diperlambat
Selasa, 11 November 2008 | 00:48 WIB
Bogor, Kompas - Kepunahan primata endemik Pulau Jawa di habitat alaminya, owa jawa (Hylobates moloch), dapat diperlambat. Di antaranya, melalui keberpihakan pemerintah mempertahankan hutan tersisa di Jawa.
Demikian salah satu keyakinan pada lokakarya Penyusunan Strategi dan Rencana Aksi Owa Jawa 2008-2018 yang diadakan Asosiasi Peminat dan Ahli Primata Indonesia (APAPI), berlangsung di Bogor, Senin-Selasa (10-11 September). ”Kami berharap ada komitmen para pihak untuk menjaga hutan tersisa,” kata Ketua APAPI Noviar Andayani di Bogor, Senin (10/11).
![Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]](http://gedepangrango.org/wp-content/themes/tnggp/images/header_text.gif)




![Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]](http://gedepangrango.org/wp-content/themes/tnggp/images/rightBar1_txt.gif)
![Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]](http://gedepangrango.org/wp-content/themes/tnggp/images/rightBar2_txt.gif)

