Image Alt

Blog

Sarasehan Pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas

Rabu, 23 Desember 2008 bertempat di Hotel Pangrango 2 Bogor telah dilaksanakan Sarasehan Pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas sebagai daerah tujuan Wisata Alam yang diselenggarakan oleh Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Sarasehan ini dihadiri oleh pihak-pihak terkait dalam pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas diantaranya: Direktorat PJLWA dan Direktorat Konservasi Kawasan (Ditjen PHKA), Komite Nasional Program MAB – UNESCO – INDONESIA – LIPI, BAKORPEMBANGWIL I Bogor, Kementerian Lingkungan Hidup serta Dinas Pariwisata Kabupaten (Cianjur, Sukabumi, Bogor).

Dalam sarasehan ini diperoleh kesepakatan dari para para pihak terkait (stakeholders) untuk pengelolaan dan pengembangan Cagar Biosfer Cibodas yang terintegrasi. Adapun kesimpulan dari kegiatan ini adalah sebagai berikut :

  1. Perlunya komitmen dan keterpaduan dalam menjalankan konsep pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas, dimana kawasan TN Gede Pangrango sebagai zona inti Cagar Biosfer Cibodas terintergrasi dengan zona penyangga dan zona peralihan dari para pihak yang terkait, termasuk pengelolaan pariwisata alam, dan penyediaan infrastruktur pendukungnya.
  2. Perlu dilakukan identifikasi para pihak potensial yang terlibat dalam pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas, diikuti dengan diskusi-diskusi intensif berikutnya untuk mendesain rencana pembangunan Cagar Biosfer Cibodas dengan disusunnya satu Rencana Pengelolaan yang terintergrasi. Perlu ada ketegasan siapa berbuat apa dan kapan.
  3. Perlu dibangun kesepahaman visi, misi dan tujuan pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas.
  4. Akan dibentuk Kelompok Kerja untuk menginisiasi operasionalisasi Konsep Pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas. Pembentukan Kelompok Kerja dapat difasilitasi oleh Sekretariat Komite Nasional Program MAB UNESCO-LIPI. Tahap berikutnya dapat dibentuk Badan Pengelola yang melibatkan para pihak.
  5. Perlunya peningkatan peran BAKORWIL Bogor (sekarang disebut BAKORPEMBANGWIL I) untuk mendukung pengembangan pariwisata alam, terutama dari sisi kebijakan regiaonal.
  6. Dalam menindaklanjuti hasil-hasil Sarasehan, disarankan agar melibatkan, selain Dinas Pariwisata, juga Bappeda masing-masing Kabupaten, mengingat usulan penganggaran ada pada institusi tersebut.

Dari sarasehan ini, diharapkan dapat mengingatkan kembali para pihak terkait untuk lebih meningkatkan komitmen dan peran yang nyata dalam pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas serta adanya tindak lanjut mengenai pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas ke depan.

[ teks & gambar © TNGGP 122008 | yanie ]

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit sed.

Follow us on