Socials

Image Alt

Blog

Selamatkan Jakarta dengan Bogor Go Green

Bogor Go Green merupakan sebuah gerakan independen penanaman pohon yang ditujukan untuk menyelamatkan Jakarta dari bencana banjir. Bogor Go Green II yang diresmikan pada 5 Maret 2010 merupakan kelanjutan dari Bogor Go Green I yang telah dilaksanakan pada 14 Desember 2008 silam. Pelaksanaan program ini disepakati akan terus dilaksanakan setiap tahunnya.

Kali ini, penanaman dilakukan terhadap lebih dari 88.800 bibit pohon yang terdiri dari pohon kayu-kayuan dan juga buah-buahan pada lahan seluas total 113 hektar yang tersebar 8 wilayah kecamatan (18 desa) di Kabupaten Bogor.

Pada acara peresmian Bogor Go Green II di Lapangan Lido Resort Cigombong, Bogor rencananya akan diresmikan oleh Wakil Presiden Republik Indonesia, Budiono. Namun oleh karena suatu hal, Beliau tidak sempat hadir. Oleh karena itu, peresmian dilakukan oleh Menteri Kehutanan, Zulkifli Hasan.

Adapun inisiator sekaligus panitia Bogor Go Green II ini, antara lain Himpunan Alumni Fahutan IPB, Ikatan Alumni AIK Unwim Bandung, LSM Green Community Bogor, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Nectar Indonesia, Campas Edurec, Koramil 2123 Cijeruk, Perhutani Bogor, PBVSI Kota Bogor, PWI Kabupaten Bogor, dan Komunitas Pohon Indonesia. Para inisiator ini tergabung dalam Forum Multi Pihak Peduli DAS Ciliwung – Cisadane. Sedangkan, instasi/lembaga pendukung, antara lain Medco Group Jakarta, Pusat Bina Penyukuhan (Pusbinluh) Kementerian Kehutanan, Korem 061 Suryakencana, PT Antam UBPE Pongkor, PT Pertamina Geothermal Energy, KORINDO, Telkomsel, Lido Resort, Perum Perhutani, Alas Kusuma Group, Metro Kajang Holding Berhad Malaysia, Sinarmas, Bank Artha Graha, BNI, Yayasan Sarana Wana Jaya, Koperasi Perumahan Wana Bhakti Nusantara, Kementerian Kehutanan, dan Pemerintah Kabupaten Bogor.

Program yang diinisiasi oleh sejumlah aktivis lingkungan Bogor dan didukung oleh 32 stakeholders baik sipil maupun militer ini dilatarbelakangi oleh rusaknya kawasan hulu yang mengakibatkan Jakarta selalu terkena banjir, kualitas bumi yang semakin menurun, dan bencana longsor yang akhir-akhir ini sering melanda Bogor. Adapun program ini bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam upaya menggalakkan gerakan “Jangan berhenti menanam!”, meningkatkan kesadaran semua lapisan masyarakat dalam upaya pelesatarian lingkungan dan penghijauan, melanjutkan komitmen keberhasilan Go Green I, dan memfasilitasi para petani dan masyarakat Bogor dalam mengoptimalkan lahan mereka.

Kegiatan penanaman dilakukan oleh kelompok tani dan masyarakat yang sebelumnya telah diseleksi terlebih dahulu mengenai kesanggupan mereka untuk melakukan perawatan. Sedangkan, pengawasan dan bimbingan dalam kegiatan penanaman dilakukan oleh para penyuluh dari Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan, dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Bogor.

Pada pelaksanaan Bogor Go Green berikutnya akan dilakukan dengan berbagai kegiatan yang lebih variatif. Selain penanaman pohon, juga akan dilakukan penggalakkan kampanye lingkungan hidup, penyediaan bibit untuk sekolah-sekolah, dan penyadaran para pengguna air di Jakarta untuk lebih memperhatikan pembangunan lingkungan di daerah hulu Ciliwung – Cisadane.

[ teks & gambar © TNGGP | 032010 | bagas ]

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit sed.

Follow us on