Image Alt

Juli 2010

Pada hari Kamis, 29 Juli 2010 bertempat di Crown Plaza Hotel, Jakarta telah dilaksanakan Peluncuran WebGIS Kementerian Kehutanan oleh Menteri Kehutanan. Peluncuran tersebut dilakukan sebelum Acara Penutupan Rapat Koordinasi Teknis (RAKORNIS)-2010 Direktorat Jenderal Planologi Kehutanan. WebGIS Kementerian Kehutanan merupakan Situs Informasi Geografis/ Data Spasial Kehutanan yang dapat diakses oleh publik dengan alamat situs: http://webgis.dephut.go.id/.

Hutan adalah sahabatku, Hutan adalah guruku, Hutan adalah hidupku, Tidak banyak yang mengetahui filsafat mengenai alam, filsafat sederhana yang dapat mengajarkan banyak hal tentang arti hidup, suatu bekal yang dapat diperoleh hanya dengan mengenal lebih dekat alam sekitar kita, suatu bekal yang dapat memberikan kehidupan bagi seluruh makhluk Tuhan karena lestarinya alam tempat hidup kita.

Pendidikan konservasi lingkungan, suatu ilmu hakiki yang mutlak dipelajari oleh setiap umat beragama karena sang pencipta menciptakan kita berdampingan dengan alam. Pendidikan lingkungan telah diajarkan oleh Rasulullah SAW kepada para sahabatnya. Pendidikan lingkungan yang diajarkan oleh Rasulullah SAW berdasarkan wahyu, sehingga banyak kita jumpai ayat-ayat ilmiah Al-Qur'an dan As Sunnah yang membahas tentang lingkungan. Pesan-pesan Al-Qur'an mengenai lingkungan sangat jelas dan prospektif.

Untuk langkah antisipasi terjadinya kebakaran hutan dan pemulihan ekosistem hutan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP), Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango sebagai pengelola kawasan akan melakukan penutupan pendakian untuk umum terhitung mulai tanggal 1 hingga 31 Agustus 2010. Sedangkan untuk kegiatan rekreasi seperti berkemah dan wisata air terjun tetap dibuka untuk umum.

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) memiliki tingkat keanekaragaman hayati yang tinggi mulai dari keanekaragaman flora, fauna dan ekosistem termasuk didalamnya keunikan bentang alam khas hutan hujan tropis pegunungan. Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGGP) memiliki komitmen untuk melakukan perlindungan, pelestarian dan pemanfaatan keanekaragaman hayati sesuai dengan 3 (tiga) pilar konservasi. Berbagai upaya dan program telah dilakukan untuk mendukung komitmen tersebut sebagai upaya konservasi sumber daya alam yang menyediakan jasa lingkungan penyokong sistem penyangga kehidupan seperti : penyedia air, penyimpan cadangan karbon, gudang plasma nutfah penyedia genetik keanekaragaman hayati dan ekoturisme yang memberikan kontribusi langsung terhadap kehidupan manusia.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit sed.

Follow us on