Image Alt

Blog

Pelatihan Bagi Pemandu Dan Interpreter Wisata Alam Di Kawasan Konservasi Tahun 2010

Pelatihan Bagi Pemandu dan Interpreter Wisata Alam di Kawasan Konservasi diselenggarakan selama 5 (lima) hari di Taman Wisata Matahari Jl. Raya Puncak km 77, Cilember Bogor Jawa Barat pada tanggal 27 s/d 31 Juli 2010, dan diikuti oleh 30 orang peserta dari 28 UPT PHKA.

Peserta merupakan utusan dari Balai Besar KSDA Jawa Barat, Balai Besar TN Bromo Tengger Semeru, Balai TN Kepulauan Seribu, Balai TN Ujung Kulon, Balai TN Bali Barat, Balai TN Halimun Salak, Balai TN Gunung Merapi, Balai TN Merbabu, Balai TN Baluran, Balai TN Kepulauan Togean, Balai TN Komodo, Balai KSDA Nangroe Aceh Darussalam, Balai KSDA Sumatera Barat, Balai KSDA Jambi,Balai KSDA Sumatera Selatan, Balai KSDA Lampung, Balai KSDA Bengkulu, Balai KSDA DKI Jakarta, Balai KSDA DI Yogyakarta, Balai KSDA Bali, Balai KSDA NTB, Balai KSDA Kalimantan Barat, Balai KSDA Kalimantan Tengah, Balai KSDA Kalimantan Timur, Balai KSDA Sulawesi Tengah, Balai KSDA Sulawesi Tenggara, Balai KSDA Sulawesi Utara dan Balai KSDA Ambon.

Pengajar berasal dari instansi terkait yang memiliki kapasitas di bidangnya yaitu Perhimpunan Pelestarian Burung Liar Indonesia, Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Kehutanan, INDECON, Taman Safari Indonesia, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan Direktorat PJLWA.

Pelaksanaan pelatihan terdiri dari pemberian materi/teori di kelas dan praktek lapangan. Materi di kelas meliputi Teknik Interpretasi dan Etika Interpreter, Teknik Komunikasi, Model Interpretasi di TNGG Pangrango, Pengelolaan Pengunjung, Kebijakan Kementerian Kehutanan di bidang Pariwisata Alam, dan Interpretasi Wisata Alam di kawasan konservasi. Sedangkan kegiatan praktek lapangan dilakukan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan Taman Safari Indonesia.

Sumber :ย ย Dit. PJLWA, Ditjen PHKA, 2010.

Post a Comment

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit sed.

Follow us on