Image Alt

Oktober 2012

Taman Nasional Gn Gede Pangrango merupakan taman nasional terutuh di Indonesia, untuk menjaga keutuhan kawasan diperlukan upaya-upaya khusus salah satunya adalah membatasi jumlah pendakian dan melarang pendakian masal. terkait hal tersebut, kami TNGGP tidak bekerjasama dan tidak menyelenggarakan  APEL SUMPAH PEMUDA tanggal 28 OKTOBER 2012. Diharap para

Sebagai salah satu upaya dalam rangka peningkatan pemberdayaan masyarakat dan pengembangan kemitraan serta memenuhi keinginan sebagian masyarakat sekitar hutan untuk audiensi terkait pengelolaan Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango menerima audiensi  Masyarakat yang tergabung dalam kelompok Asosiasi Masyarakat Pengelola Hasil Hutan Bukan Kayu Indonesia (AMP-HHBKI) Kabupaten Sukabumi.

Taman Nasional Gn Gede Pangrango, merupakan salah satu Taman Nasional terfavorit bagi para Pendaki di Indonesia, selain aksesibilitas mudah jalur yang dilewatinya pun beragam dan sesuai dengan kemampuan para pendaki. Terkait hal tersebut, TNGGP telah menutup jalur pendakian sejak bulan Agustus hingga Oktober 2012 dengan pertimbangan ancaman bahaya kebakaran hutan.

Sekitar 20 peserta yang terdiri dari siswa-siswi SMU 1 Cigombong, SMA at- Taqwa Cicurug, SMP 2 Benda-Cicurug dan perwakilan ibu PKK kampung Bodogol sangat antusias menerima materi pembuatan kompos takakura dari Kenichi Yoshida (JICA) bekerjasama dengan Pengelola Pusat Pendidikan Konservasi Alam Bodogol (PPKAB). Hal tersebut terbukti saat teori dan praktek pembuatan kompos pemateri sering mendapat interupsi pertanyaan dari peserta.

Berdasarkan hasil laporan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Pos Pengamatan Gunungapi Gede yang berada di Desa Ciloto Kecamatan Cipanas Telp (0263) 511343 Kabupaten Cianjur Jawa Barat sesuai Surat Nomor : 09/43.02/BGV.P.GDE/2012 Tanggal 1 Oktober 2012 perihal Laporan Kegiatan Gunung Gede dijelaskan, bahwa selama bulan September kegiatan Gunung Gede dalam keadaan normal.

Pada tahun 2012 ini, kiprah perkumpulan para penggiat konservasi di Indonesia, yang diawali dengan terbentuknya Perhimpunan Perlindungan Alam Hindia Belanda (Nederlandsch Indische Vereeniging Tot Natuurbescherming) pada tahun 1912 yang dipeloporI oleh DR. HS Koorders, genap menginjak usia ke 100 tahun. Peringatan 100 tahun konservasi tersebut, diawali dengan acara talkshow bertemakan “Cinta Alam dan Partisipasi Konservasi Generasi Muda Dalam Aksi Nyata” yang digelar di kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (BBTNGP), Jum’at, 5 Oktober 2012. Rangkaian kegiatan dalam peringatan kali ini, merupakan hasil kerjasama antara Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan Kawasan Konservasi dan Hutan Lindung bersama BBTNGP dan mitra lainnya yaitu Lawalata IPB, Uni Konservasi Fauna (UKF) IPB, Suaka Elang, Raptor Conservation Society (RCS) dan Raptor Indonesia (RAIN).

Acara Pisah Sambut  Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dilaksanakan pada  tanggal  02 Oktober  2012 bertempat di  kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP). Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor SK 467/Menhut-II/2012 tanggal  28 Agustus 2012,  Ir. Agus Wahyudi, MM  yang sebelumnya menjabat  Kepala Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di pindah tugaskan  pada Direktorat Jenderal Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam (PHKA), dan digantikan oleh Ir. Herry Subagiadi, M.Sc , yang sebelumnya menjabat sebagai  Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Jogjakarta.

Sesuai dengan hasil pemantauan cuaca dari Badan Meteorologi dan Geofisika, diperkirakan selama bulan Oktober 2012 masih terjadi intensitas curah hujan rendah di sebagian besar wilayah Jawa Barat termasuk Kabupaten Cianjur, Sukabumi dan Bogor berkisar 51 – 100 mm;

Serta berdasarkan Surat Keputusan Kepala Balai Besar TNGGP nomor SK.312/11-TU/3/2012 tanggal 1 Oktober 2012 tentang Penutupan Pendakian dalam rangka Pencegahan Kebakaran Hutan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, bahwa mulai tanggal 1  sampai dengan 31 Oktober 2012 atau hingga kondisi memungkinkan untuk dibuka kembali,  Balai Besar TNGGP menutup kegiatan pendakian untuk umum di Taman Nasional Gn Gede Pangrango.

rinjani
Lintas Rinjani 2012 adalah event tahunan yang diselenggarakan oleh Balai Taman Nasional Gunung Rinjani. Sebagai destinasi unggulan di Provinsi Nusa Tenggara Barat, keberadaan Gunung Rinjani termasuk penyumbang bagi pendapatan asli daerah melalui kepariwisataan alamnya. Lintas Rinjani tahun ini merupakan event tahunan kedua dengan tema ”Melalui Lintas Rinjani Kita Lestarikan Kawasan Konservasi Dalam Rangka Mendukung Visit Lombok Sumbawa 2012”.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit sed.

Follow us on