Image Alt

Blog

KARCIS MASUK KEGIATAN WISATA ALAM DI TAMAN NASIONAL GUNUNG GEDE PANGRANGO

Tarif di TNGGP “disesuaikan”

Dari tahun 1998 sampai dengan awal tahun 2014 tarif di TNGGP tidak berubah, meskipun telah mengalami berbagai perubahan kondisi dan jaman.  Hingga pada akhirnya terbitlah Peraturan Pemerintah No. 12 Tahun 2014 tentang Jenis dan Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak Yang Berlaku Pada Kementerian Kehutanan.
Semangat  Peraturan pemerintah diatas antara lain :
1.    Memelihara Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya yang diberikan Tuhan YME sebagai anugerah bagi umat manusia.
2.    Sarana mengatur kebijakan pemerintah dalam pemantauan Sumber Daya Alam
3.    Penyesuaian (tingkat inflasi) sudah ± 16 Tahun
4.    Optimalisasi peningkatan PNBP untuk pembangunan Indonesia khususnya di bidang kehutanan.

Selain hal tersebut diatas, para pengunjung ke kawasan konservasi khususnya TNGGP yang memiliki kepedulian tinggi terhadap keberlanjutan kawasan konservasi sebagai sistem penyangga kehidupan diharapkan dapat berpartisipasi dalam mempertahankan kawasan konservasi tersebut dengan mengikuti ketentuan tarif baru PNBP yang telah “disesuaikan”.

Dalam implementasi PP 12/2014 TNGGP mengalami banyak keluhan dari pengunjung, diantaranya : “kok sekarang mahal ya… tp aku setuju qo emang harus gitu.. coba liat National Park di negara lain??  Bookingnya aja sampe bulanan sebelum hari H lho… “  cetus Melin seorang pengunjung asal Bandung dan petugas pun tersenyum sebagai wujud pelayanan prima di pintu masuk wisata TNGGP. “pa bisa ngga ga Cuma 1 tiket aja tapi dah include, soalnya  sekarang banyak tiket yang disobek,  kayanya ga efisien dech pa, harusnya kita paperless apa lagi di kawasan konservasi.”  Lanjut melin yang juga pemerhati lingkungan.

Memang benar pada implementasi PP. 12 tersebut TNGGP ditetapkan sebagai rayon III berdasarkan SK Dirjen PHKA no.  SK 133/IV-SET/2014 terdapat beberapa tiket diantaranya: tiket masuk Rp. 5000, tiket Jasa Wisata Rp. 5000/objek wisata, Jasa Canopy Walk Rp. 25.000, tiket rekreasi Rp. 5000, dan Asuransi kecelakaan Rp.1000 – Rp. 2500 sesuai dengan aktivitas pengunjung.
menindaklanjuti hal tersebut diatas, Balai Besar TNGGP mengeluarkan SK. No SK.35/IV-11/BT.4/2015 tentang karcis masuk kegiatan wisata alam di TNGGP. sehingga ada penggabungan tarif tiket masuk  berupa karcis masuk, pungutan jasa wisata alam dan asuransi dalam 1 (satu) lembar karcis masuk pada setiap objek dan kegiatan wisata alam lingkup TNGGP.

Pelayanan terbaik merupakan hak pengunjung, membayar tiket masuk adalah kewajibannya
Kepedulian terhadap lingkungan dan alam merupakan kewajiban kita bersama
Marilah kita wariskan mata air, bukan lah air mata untuk anak cucu kita.
Abh + D&G, 2015

SK Selengkapnya dapat didowload di tautan ini

Post a Comment

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit sed.

Follow us on