Socials

Image Alt

Blog

Merangkai Mitra Memberdayakan Masyarakat Sekitar Kawasan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango

Pada hari Rabu, 5 April 2017, telah diadakan acara “Launching Kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di Desa Pasir Buncir”. Acara launching ini merupakan rangkaian kegiatan Restorasi Ekosistem di Resort PTN Bodogol dalam rangka pelaksaanaaan program kerjasama antara Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) dengan Conservational International (CI). Setelah dilakukan penanaman pohon sebanyak 8.000 pohon di Blok Ciruntah, masyarakat eks. penggarap diarahkan untuk pengembangan usaha ekonomi produktif dalam rangka mengurangi tingkat ketergantungan terhadap hutan. Berdasarkan hasil identifikasi potensi SDA dan wilayah, maka masyarakat berkeinginan untuk mengembangkan usaha budidaya ikan lele.
Masyarakat eks. penggarap dari Desa Pasir Buncir tersebut tergabung dalam suatu Kelompok Tani Hutan (KTH) Tunas Harapan, yang dibentuk pada Bulan Maret 2017 berdasarkan Berita Acara Pembentukan Kelompok dan Surat Kepala Desa Pasir Buncir. KTH Tunas Harapan diketuai oleh Bapak Royani dan beranggotakan 10 (sepuluh) orang. Pada kenyataan eks penggarap tersebut ada juga yang termasuk warga masyarakat Desa Cinagara, karena Desa Pasir Buncir berbatasan dengan Desa Cinagara. Pihak TNGGP dalam hal ini Bidang PTN Wilayah III Bogor menegaskan kepada masyarakat bahwa bantuan yang diberikan tersebut berupa bantuan pinjaman yang akan digulirkan kepada kelompok lainnya.
Bantuan usaha ekonomi yang diberikan kepada KTH Tunas Harapan, berupa 2.800 ekor bibit ikan lele (dengan ukuran bibit 5 – 6 cm) dan pakannya (pellet). Kegiatan launching diisi dengan sambutan dari Manager Program CI, Kepala Bidang PTN Wilayah III Bogor, dan Camat Caringin. Pada kesempatan tersebut, Bapak Anton Ario selaku manager Program CI menyampaikan bahwa kegiatan ini belajar dari filosofi air dan pentingnya keberadaan air bagi kebutuhan manusia dan makhluk lainnya. Salah satu potensi air juga dimanfaatkan oleh KTH Tunas Harapan untuk budidaya ikan lele. Untuk itu, dengan manfaat yang kita rasakan dari salah satu SDA dari hutan maka penting bagi kita menjaga hutan.
Kepala Bidang PTN Wilayah III Bogor menyampaikan untuk menjaga hutan konservasi diperlukan dukungan dari berbagai pihak baik lembaga pemerintah daerah maupun lembaga swadaya masyarakat. Camat Caringin juga menyampaikan bahwa dengan adanya hutan konservasi, masyarakat mendapatkan manfaat yang sangat besar dengan segala potensi. Potensi yang ada di Desa Pasir Buncir harus terus dijaga dan dimanfaatkan secara seimbang.
Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Kepala Desa Pasir Buncir dan Camat Caringin kepada Ketua KTH Tunas Harapan yang disaksikan oleh pihak TNGGP dan CI. Penebaran bibit ikan lele di kolam dipandu oleh Penyuluh Perikanan dari Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor.
Sumber: Ratih Mayangsari, S.Hut. – Penyuluh Kehutanan Balai Besar TNGGP

Post a Comment

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit sed.

Follow us on