Image Alt

Blog

Menjaga Senandung Hutan

Patroli rutin merupakan salah satu upaya untuk memastikan sebuah kawasan hutan tetap terjaga, meskipun faktanya, memang masih saja ada orang-orang yang melakukan kegiatan di dalam hutan secara illegal. Namun setidaknya dengan berpatroli kita mengetahui apakah ada gangguan atau ancaman terhadap kawasan ini.
Demikian juga dengan Taman Nasional Gunung Pangrango (TNGGP) untuk memastikan bahwa kawasan ini tetap terjaga sesuai fungsinya, maka dilakukan patroli hutan . Tanggal 11 November 2021, Tim Patroli Bidang PTN Wilayah I Cianjur, melaksanakan kegiatan patroli hutan di Resort Tegallega. Tim dipimpin yang langsung oleh Kepala Bidang PTN Wilayah I, V Diah Qurani K, terdiri dari petugas Polisi Hutan, Pengendali Ekosistem Hutan dan petugas lainnya serta masyarakat peduli polhut (MMP).

Hari itu cuaca mendung disertai rintik hujan. Sebelum memasuki kawasan, Tim harus โ€˜blusukanโ€™ melewati perkebunan teh yang sudah terbengkalai, dimana pohon teh nya menjulang tinggi melebihi tinggi orang dewasa. Tak disangka tim patroli menemukan pondok yang biasa digunakan pemburu untuk beristirahat, dua orang yang diduga pelaku perburuan secepat kilat lari tunggang langgang tidak menyangka akan ada petugas yang masuk lokasi ini. Setelah menghancurkan pondok tersebut, tim berkeliling sekitar lokasi, dan mendapatkan beberapa jerat burung, bahkan ada yang dipasang di atas pohon. Untuk mengambil jerat burung tersebut salah seorang anggota Tim harus memanjat pohon.

Di dalam kawasan TNGGP terdapat berbagai jenis burung yang merupakan kekayaan hayati yang tak ternilai harganya. Bagi orang-orang yang tidak bertanggungjawab, keanekaragaman jenis burung di dalam kawasan hutan tentunya sangat menggoda karena dijadikan lahan untuk mencari keuntungan secara ekonomi. Beberapa jenis burung di pasaran umum bahkan bisa dijual dengan harga sangat fantastis.

Meskipun telah diatur dalam Undang-undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya yang menyebutkan bahwa kegiatan berburu dilarang didalam kawasan Taman Nasional. Namun faktanya masih saja ada sebagian orang yang melanggar ketentuan tersebut dan melakukan perburuan burung di dalam kawasan TNGGP.

Kenapa orang ingin mengambil burung yang berasal dari hutan ? apakah mereka mencari kesenangan atau kebahagiaan dengan mendengar kicauannya ? Kalau kamu bertanya pada dirimu sendiri, apa sih kebahagiaan itu?. Pasti setuju ya kalau salah satunya freedom -kebebasan. Yah burung pun begitu. Kalau ingin menikmati kicau burung, datang saja ke taman nasional, nikmati kicau bahagia burung-burung di sini yang menyuarakan keagungan penciptanya dalam sebuah senandung hutan.

Dan satu lagi, bukankah kita tidak ingin hutan kita menjadi silent forest? Donโ€™t be selfish. Kita bersama bisa koq.. memastikan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango tetap menyuarakan keagungan Tuhan.

Oleh : Tim Publikasi Bidang PTN Wilayah I Cianjur

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit sed.

Follow us on