Image Alt

Blog

Koperasi Mina Mukti Dahlia Terima Sertifikat Branding CBC

Sangga Buana Hotel & Convention, 22 September 2022 telah dilaksanakan Rapat Pembahasan Rencana Aksi Branding Cagar Biosfer Cibodas. Rapat yang dilaksanakan secara hybrid dengan dikomandoi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat selaku Ketua Forum Koordinasi dan Komunikasi Pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas (FKKPCBC).

Turut hadir dalam rapat tersebut diantaranya Balai Besar TN Gunung Gede Pangrango sebagai pengelola Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, dan juga Balai Besar KSDA Jawa Barat sebagai pengelola TWA Telaga Warna, CA Telaga Warna, dan TWA Jember. Perwakilan Pemprov. Jawa Barat, Pemkab. Cianjur, Pemkab. Bogor, Pemkab. Sukabumi, Pemkot. Sukabumi, MAB UNESCO Indonesia BRIN, universitas, swasta, lembaga swadaya masyarakat, hingga kelompok masyarakat juga turut hadir secara faktual maupun virtual.

Untuk mempermudah gambaran bagi masyarakat, Cagar Biosfer Cibodas dibagi menjadi Area Inti, Area Penyangga, dan Area Transisi. Area Inti terdiri dari empat kawasan konservasi yaitu TNGGP, CA Telaga Warna, TWA Telaga Warna, dan TWA Jember. Kawasan yang berada di luar Area Inti termasuk dalam Area Penyangga, yang kemudian bagian terluarnya disebut Area Transisi yang berbatasan dengan kawasan non-Cagar Biosfer Cibodas.

Status internasional sebagai Cagar Biosfer Cibodas belum dimanfaatkan secara optimal oleh pemangku kawasan maupun masyarakat yang tinggal di dalamnya. Salah satu yang dapat dilakukan yaitu memberikan branding Cagar Biosfer Cibodas untuk produk barang (makanan, minuman, hasil pertanian, perkebunan, kerajinan, dll), jasa (hotel, ekowisata, estetika, hobi, dll), atau bahkan sebuah metode. Salah satu persyaratan yang harus dipenuhi yaitu produk tersebut berasal, berada, atau dibuat dalam ruang Cagar Biosfer Cibodas. Syarat lain tentunya harus ramah lingkungan dan melibatkan masyarakat sekitar sebagai bukti adanya kesimbangan antara manusia dengan alam. Sertifikasi yang diperoleh dari instansi yang berwenang (misalnya Halal, nomor P-IRT, SNI, CHSE, dll) akan menjadi nilai lebih produk tersebut, seperti yang dijelaskan panjang lebar oleh Tri Haryoko, Direktur Diseminasi dan Komunikasi, Komite Nasional Program MAB UNESCO Indonesia.

Usulan untuk mendapatkan branding Cagar Biosfer Cibodas tersebut dapat disampaikan melalui Forum Koordinasi dan Komunikasi Pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas, salah satunya Balai Besar TN Gunung Gede Pangrango yang kemudian diteruskan ke Komite Nasional MAB-UNESCO Indonesia. Selanjutnya akan dilakukan verifikasi dan penilaian terhadap produk yang diusulkan tersebut. Pada kesempatan kali ini, diserahkan sertifikat branding CBC kepada Koperasi Mina Mukti Dahlia, Kabupaten Sukabumi yang diterima langsung oleh Ai Nurlaela, Ketua Koperasi Mina Mukti Dahlia.

Sosialisasi secara berkala termasuk branding Cagar Biosfer Cibodas ini perlu terus dilakukan kepada masyarakat terutama lingkup Kabupaten Cianjur, Bogor, Sukabumi dan Kota Sukabumi yang bagian wilayahnya termasuk dalam Cagar Biosfer Cibodas. Bentuk sosialisasi dapat berupa unggahan kegiatan yang mendukung keseimbangan antara manusia dan alam lingkup Cagar Biosfer Cibodas melalui website ataupun media sosial setiap parapihak yang terlibat. Masukan disampaikan peserta rapat baik secara langung saat rapat maupun tertulis melalui saran pada Daftar Hadir online tersebut diamini dan didukung Sapto Aji Prabowo, Kepala Balai Besar TNGGP.Β 

Setiap kegiatan lingkup Cagar Biosfer Cibodas yang sejalan dan mendukung misi cagar biosfer termasuk branding Cagar Biosfer Cibodas akan turut mendukung keberlangsungan status yang telah disandang sejak tahun 1977 tersebut. Status cagar biosfer bukan main-main dan tidak mudah untuk mendapatkannya. Oleh karenanya kita perlu memberikan edukasi tersebut kepada masyarakat agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Semua aspek CBC perlu dikembangkan dan dimanfaatkan, mulai pariwisata, lingkungan hidup, industri, dll. Hal itu ditegaskan oleh Yuke Mauliani Septina, Plt. Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Barat yang mewakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Provinsi Jawa Barat.

Ditambahkan pula bahwa saat ini, Komite Nasional MAB-UNESCO Indonesia yang didukung oleh FKKPCBC sedang menyusun Periodic Review pengelolaan Cagar Biosfer Cibodas. Laporan perkembangan CBC ini akan disampaikan ke UNESCO untuk mendapatkan penilaian yang akan menentukan keberlangsungan status sebagai cagar biosfer.

Semoga masyarakat yang tinggal dalam ruang Cagar Biosfer Cibodas dapat memanfaatkan status tersebut untuk meningkatkan nilai produk yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menjaga keseimbangan antara manusia dan alam.


Teks: Aganto Seno

Dokumentasi : BBTNGGP

Post a Comment

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit sed.

Follow us on