Image Alt

Author: Humas BBTNGGP

Sabtu, 17 Mei 2008, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango diundang dalam acara seminar pendidikan yang dilaksanakan di kampus SMA Negeri 8 Jakarta di Bukit Duri, Tebet – Jakarta Timur. Seminar tersebut dilaksanakan dalam acara memperingati hari jadi sekolah tersebut yang ke-50, selain itu banyak acara-acara yang diselenggarakan oleh pihak penyelenggara, yaitu bazar, games, live concert, dan lainnya.

IdeADalam rangka meningkatkan pengetahuan mengenai penyelenggaraan ekowisata pada umumnya dan penyediaan prasarana pendukung melalui desain ekowisata pada khususnya, Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango melaksanakan kegiatan diskusi yang bertajuk “A Rapid Understanding On Eco-Design” pada tanggal 13 Mei 2008 tersebut menghadirkan pembicara-pembicara dari IdeA - Innovative development for eco Awareness, konsultan yang sudah cukup dikenal bergerak dalam bidang arsitektur dan arsitektur lansekap terkait dengan budaya dan ekologi suatu kawasan yang dipimpin oleh Dr. Suhartini Sekartjakrarini atau akrab dipanggil sebagai ibu Tinuk.

work shop MDKHari ini, Rabu 7 Mei 2008 bertempat di Gedung Manggala Wanabhakti, Departemen Kehutanan, Jakarta tengah diselenggarakan ”Pencanangan Program dan Workshop Nasional Pengembangan Desa Konservasi dalam Rangka Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) secara Terpadu”, yang dilaksanakan atas kerjasama antara Direktorat Pemanfaatan Jasa Lingkungan dan Wisata Alam (PJLWA) Ditjen PHKA Dephut, Environmental Services Program (ESP), USAID dan Balai Besar Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP) serta didukung oleh Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS) dan beberapa LSM antara lain Prakarsa Misi Alam, RCS, Mapala UI dan Amerta.

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Harapan Maju dan Cilondong Jaya sudah membuktikkan semua itu tidak hanya teori yang manis di mulut saja. ESP-1Jakarta. Pulau Jawa adalah sebuah ironi. Dengan luas 13 juta hektar, wilayah hutan, yang sangat penting untuk ketersediaan air, udara bersih dan fungsi-fungsi ekosistem lainnya, di pulau berpenduduk lebih dari 120 juta jiwa ini tinggal tersisa 11% saja. Dengan kondisi seperti ini, sekecil apapun usaha untuk menghijaukan kembali Pulau Jawa menjadi sangat berarti.

green RadioHanya dengan Rp 3000 sebulan, Anda bisa menambah satu pohon di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Mari ambil bagian dalam kegiatan adopsi pohon dan penanaman pohon di kawasan Hutan Sahabat Green. Kita akan mengadopsi sepuluh hektar area hutan di Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Dengan menanam sekitar 4000 pohon masa adopsi 3 tahun, biaya perawatan yang diperlukan adalah Rp 144 juta pertahun.

Press Release Megawati Sukarnoputri turut mengadopsi pohon seluas 10 hektar Megawati Sukarnoputri turut mengadopsi pohon seluas 10 hektarSukabumi, 19 April 2008. Rusaknya daerah resapan air di kawasan hulu sungai dan daerah tangkapan air akan mengakibatkan sekitar 60 persen wilayah di Jakarta tergenang banjir. Berdasarkan hasil penelitian curah hujan yang terjadi di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Ciliwung Hulu dan Tengah yang sumbernya berasal dari kawasan Taman Nasional Gunung Gede Pangrango dan kawasan hutan sekitarnya, ternyata memberikan kontribusi banjir di daerah hilir (Jakarta) sebesar masing-masing 51 dan 49%.

ARRCN Vietnam 2Sebanyak 19 orang dari Indonesia terbang ke Vietnam pada tanggal 1 April 2008 yang lalu untuk menghadiri 5th Symposium on Asian Raptors yang diselenggarakan dari tanggal 3-6 April 2008 di Tam Dao National Park, Vinh Phuc. Mereka adalah para peneliti dan praktisi dalam konservasi raptor (burung pemangsa), yang kebanyakan adalah dari mahasiswa dan LSM serta 3 orang dari pemerintahan yaitu Dr. Bambang Supriyanto (Kepala Balai TN Gunung Halimun Salak), Kuswandono (TN Gunung Gede Pangrango) dan seorang perwakilan dari BPLHD Jawa Barat.

20080227_tanamtapos-haribhakti2.jpgDalam rangka Bulan Bhakti Departemen Kehutanan telah dilakukan kegiatan penanaman pohon pada tanggal 10-13 Maret 2008 oleh 8 Organisasi/UPT Lingkup Departemen Kehutanan untuk Regional Bogor-Cianjur yang terdiri dari Balai TN Gunung Gede Pangrango, Balai Pengelola DAS Citarum-Ciliwung, Balai TN Gunung Halimun Salak, Balai Besar KSDA Jawa Barat-Bidang Wilayah I Bogor, Balai Diklat Kehutanan Bogor, Dinas PKT Cianjur, Dinas Pertanian dan Kehutanan Bogor, KPH Perhutani Bogor.

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit sed.

Follow us on