SAAR, anak owa yang mencari jati diri
SAAR memiliki rambut abu-abu keperakan yang cukup lebat. Hal tersebut dapat menggambarkan kondisi kesehatannya yang cukup baik karena gizi yang cukup ketika dititipkan untuk dirawat oleh pengasuh satwa di International Animal Rescue [IAR] Indonesia di Ciapus, lereng Gunung Salak. Sangat berbeda ketika SAAR, anak owa jawa ini ditemukan oleh petugas Taman Nasional Gunung Halimun Salak [TNGHS] dipelihara oleh penduduk sekitar bulan Februari 2008 yang lalu.
![Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]](http://gedepangrango.org/wp-content/themes/tnggp/images/header_text.gif)


![Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]](http://gedepangrango.org/wp-content/themes/tnggp/images/rightBar1_txt.gif)
![Taman Nasional Gunung Gede Pangrango [National Park]](http://gedepangrango.org/wp-content/themes/tnggp/images/rightBar2_txt.gif)

